1. Buku Tua : Pintu Dimensi 13
Kemarin sore aku menemukan buku tebal di belakang rumah. Dilihat dari warnanya yang kusam serta debu yang menyelimutinya, pastilah buku ini berusia lebih dari usiaku. Tidak ada catatan petunjuk kapan buku ini dicetak.
Mungkin pada halaman setelah cover, aku akan mendapatkan kejelasan akan buku ini. Tapi ternyata semakin rumit, bahasa yang dipakai dalam buku ini sangatlah kuno, dengan bentuk aksaranya yang rumit. Aku semakin penasaran untuk membuka halamannya satu per satu, meski tidak kumengerti artinya. Rasa penasaran itu semakin menjadi-jadi setelah sesekali aku melihat gambar aneh yang terdapat di halaman 13 dan 113.
Karena malam semakin larut, kantuk memaksaku untuk memejamkan mata lebih cepat dari keinginanku untuk menutup buku aneh ini. Tapi tetap kupaksakan. Hingga pada akhirnya, tepat pada halaman 1313 aku melihat gambar pintu aneh dengan cahaya menyeruak pada setiap bingkainya. Apakah itu pintu ke dunia lain? Lalu dimana pintu itu sekarang?
Aku tak mengerti. Hingga pada pagi ini aku bangun dari tidur dan mendapati halaman 1313 menjadi bantal. Rasa penasaranku pada buku ini kembali muncul. Ketika ibu berkata, "mimpi apa semalam kamu, Yan? Berteriak-teriak seperti orang ketakutan."
