Labels: Cerpen

Rindu di Penghujung Petang

Rindu di Penghujung Petang

Cerpen Mirna Alfiani (Jurnal Asia, 11 Agustus 2018) [Rindu di Penghujung Petang ilustra…
Musim Politik

Musim Politik

Cerpen Seno Gumira Ajidarma (Kompas, 26 Mei 2019) [Musim Politik ilustrasi Ayu Andiani …
Noda di Baju Dokter

Noda di Baju Dokter

“Pras, kudengar, ibumu,” ucap seorang sahabatnya, ingin sekali mencari tahu info yang …
Biduk

Biduk

Kita takkan pernah sama, tak akan pernah! Itu adalah kalimat penawar yang paling indah…
Tidak Ada Cinta Selain Cinta Itu Sendiri

Tidak Ada Cinta Selain Cinta Itu Sendiri

"Sudah saya percayain ke kamu semua ... semuanya, Mas! Tapi kamu enggak pernah sad…
Jazima

Jazima

Dua tahun terakhir dalam perjalanan hidupku bisa dibilang adalah masa-masa terberat. …
Joona Gadis Pencemburu

Joona Gadis Pencemburu

"Cinta sudah menjelma dalam wujud yang lain. Atau, yang lainnya telah dijuluki seba…
Gadis pengagum Hujan (2)

Gadis pengagum Hujan (2)

"Jangan!!!" Malam itu langit dihujani cahaya, bukan pesta bunga api, tapi. …
Juita Malam

Juita Malam

Itu hanya lisan manusia, Sayang, yang senantiasa cuci-tangan dengan mengatakan, "…
Jujur, Ini Pertama-Rahasia

Jujur, Ini Pertama-Rahasia

Pandangannya jatuh ke arahku; maksudku, tepat menyorot jauh ke dalam mata. Aku tahu itu.…
Juita

Juita

"Usah lagi kau tangisi, Jui." Kenyataannya adalah seorang perempuan bisa …
2. Legenda Kesatria Apocalipse

2. Legenda Kesatria Apocalipse

Beberapa Pheonix terbang bebas di langit Madeline, sedang ini bukan musim panas; musta…
1. Legenda Kesatria Apocalipse

1. Legenda Kesatria Apocalipse

Sejarah mencatat, sekitar lima belas ribu tahun lalu ada batu besar dari luar angkasa …
Surat Jones

Surat Jones

Mendung bukan berarti hujan. Tapi, sepertinya hari ini hujan akan deras. Begitu yang J…
Pemuja Rahasia (2) Beri Ku Kesempatan

Pemuja Rahasia (2) Beri Ku Kesempatan

07.41 WIB Aku ternyata tidak mengindahkan kontrak kuliah dengan Dosen Sastra ini, hi…