Labels: Sajak

Biduk

Biduk

Kita takkan pernah sama, tak akan pernah! Itu adalah kalimat penawar yang paling indah…
Tidak Ada Cinta Selain Cinta Itu Sendiri

Tidak Ada Cinta Selain Cinta Itu Sendiri

"Sudah saya percayain ke kamu semua ... semuanya, Mas! Tapi kamu enggak pernah sad…
Mari Bercinta

Mari Bercinta

Bercinta aku semalaman Paginya tak kukenali Seisi rumah menangis    Bercerita A…
Di Sana

Di Sana

Kudirikan istana di sana, semuanya lantas memanggilku raja. "Anda akan punya p…
Kuantum

Kuantum

Berbisikkah padamu? tadi sempat kutitipkan rindu pada angin yang bisu. Apa kau …
Alasan yang Sama

Alasan yang Sama

Dia menatapku tajam dengan barisan aksara.  Memaksa tuk jatuh cinta begitu cepat. …
Tentang Jazima

Tentang Jazima

Jangan paksa Malaikat terjemahkan bahasa kebisuan antara kau dan a…
Taman Bunga! Katanya

Taman Bunga! Katanya

Atas nama cinta, engkau rela menghimpun perih. Dan ternyata kau mahir memalsukan setiap…