Di...




Malam ini gelap pekat menghapus bias-bias cahya rembulan, kau tahu itu Di? Menunda pesan-pesan rindu yang tak sampai. Memalsukan tangis pada sebingkai halaman kertas kosong tepat di awal lembar baru buku tebalku.

Di ... aku tetap ingin belajar banyak darimu. Dari kesabaran yang kau tuang dalam juang. Dari tangis yang bersembunyi di balik senyum manis. Dari keluh di tengah jenuh yang engkau bunuh.

Di ... kemarin rembulan tak hadir, meski bintang-bintang yang bertabur tak sempat kuhitung. Malam ini, gulita menghapusnya; rembulan, tepat di atas sana. Ketika sibuk kugantungkan asa pada kesunyian yang hitungan detik menyapa. Tetaplah Di, di sini.

You may like these posts