Rose Bersama Kebisuan (2)
Lain kali, aku akan bersikap manis. Maksudku, akan menundukkan pandangan saat berpapasan, tentu setelah kuberhasil dudukkan hasratku tuk menolak. Dan setelah itu, tentu saja, membiarkan semua yang lalu berlalu.
Mereka bilang cinta itu kita; aku dan segala kebisuan.
Mereka bilang rindu itu kita; aku dan segenap cemburu.
Mereka juga bilang ... harapan itu kita; aku bersama cita yang menderu, berburu, bak pungguk yang merindu rembulan.
Ada kebisuan di antara kita, Rose. Saat cahaya bulan menarikan rindu di bawah rasi bintang. Kala itu, aku lebih memilih diam, merasi kau dan aku. Ada bahasa cinta, yang sungguh tak mampu dilukiskan kata.
