Rose dan Kedalaman Hati (3)
Ada yang hilang. Dan semakin kucari tahu tentang apa yang membuatku merasa kehilangan, justru aku semakin kehilangan. Karena butuh ribuan kesempatan bertemu untuk mengerti hadirmu, Rose, hingga akhirnya aku terbiasa merindu.
"Kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta," kata Gie dalam puisi Cahaya Bulan.
Tapi aku tak temukan definisi yang jelas tentang cinta. Entah itu kagumi, miliki atau melepas dan lainnya. Entahlah ... cinta itu rumit. Aku sering melihat bayangku tersenyum sendiri pada cermin. Dari situ, jangankan berdiri lama, melihat pun aku tidak miliki keberanian.
Mungkin ini terlampau jauh; sedang hati terlampau rapuh. Namun seisi langkah memanduku tuk menemuimu, Rose. Duhai jiwa yang tak mampu kuterjemah.
