Tentang Jazima

 








Jangan paksa Malaikat terjemahkan bahasa kebisuan
antara kau dan aku yang acap kali hadir,
sedang aku tak tahu.
Jangan biarkan semesta menculikmu,
dan hatiku akan merasa kehilangan
yang teramat.

Jangan serahkan hatimu padaku
;sebab tak sanggup kurengkuh luasnya.

Kini,
biarkan Tuhan titipkan cahaya rembulan pada parasmu
;indah pelangi pada matamu
;hangat mentari pada senyummu
;lembut Fatimah pada lakumu
;anggun Khadijah pada segalamu.

Dan, selalu. Pada akhirnya aku berdiri paling depan.
"Itulah perempuanku," bisikku pada Tuhan.
Tepat saat kau rasakan bahagia.

You may like these posts

4 Comments

  1. dinda lindia cahyani
    Hua keren, kaya premium si. Bagi tipsnya.
    • Admin
      Terima kasih atas kunjungannya, Mbak Dinda L. Cahyani.
      Hanya tamplate downloadan aja, Mbak.
  2. Love Life Live Love
    :O
    • Admin
      Terima kasih kunjungannya, Mbak Rizka.